Perjalanan Panjang Real Madrid Hingga Final Liga Champions

Real Madrid

Real Madrid kembali berpeluang untuk mengukuhkan diri sebagai raja Eropa di musim ini. Setelah mampu melangkah hingga ke partai final Liga Champions. Dan mereka akan melawan tim kejutan, Liverpool yang secara spektakuler berhasil melewati beberapa hadangan berat.

Real Madrid
Perjalanan panjang Real Madrid hingga ke final Liga Champions

Final kompetisi paling bergengsi benua biru itu akan berlangsung di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukrania pada hari Minggu, 27 Mei 2018 dini hari nanti. Diprediksi, pertandingan ini akan berjalan secara ketat sejak menit awal. Dan tidak menutup kemungkinan juga bakal tercipta banyak gol.

Perjalanan tim arahan Zinedine Zidane sampai bisa kembali tampil di partai puncak untuk ketiga kalinya secara beruntun tidaklah mudah. Mereka harus menghadapi lawan-lawan yang sangat tangguh, mulai dari fase grup hingga babak gugur. Dan tidak sedikit kontroversi yang menyertainya.

Los Blancos tergabung dalam Grup H bersama wakil Liga Premier Inggris, Tottenham Hotspur, raksasa Bundesliga Jerman, Borussia Dortmund dan tim asal Siprus, APOEL. Pada laga babak penyisihan grup yang pertama, Cristiano Ronaldo cs mampu dengan mudah meraih kemenangan meyakinkan, 3-0 atas APOEL.

Kembali meraup poin penuh kala bertandang ke Signal Iduna Park, markas Dortmund di laga grup kedua. Namun, ketika kembali berlaga di Santiago Bernabeu untuk menjamu Spurs, justru mereka tidak mampu mengakhirinya dengan kemenangan dan hanya bermain imbang 1-1.

Saat bertandang ke Wembley Stadium, kandang sementara The Lilywhites, Madrid justru harus puas pulang dengan tangan hampa. Usai mereka kalah 3-1 atas Harry Kane cs. Ini menjadi kekalahan pertama mereka di kancah UCL musim ini. Dan merelakan posisi puncak ke wakil Inggris tersebut.

Merespon kekalahan di matchday keempat, Madrid menggila saat berlaga di markas APOEL. Pasukan Zidane menghancurkan wakil Siprus itu dengan enam gol tanpa balas. Mereka menutup fase grup dengan tiga poin, setelah kembali mengalahkan The Borussen dengan skor ketat, 3-2.

Hasil itu membuat Sergio Ramos dan kawan-kawan memastikan satu tiket di fase gugur. Namun, mereka tidak keluar sebagai juara grup, melainkan runner up. Sementara pemuncak klasemen akhir dipegang oleh Tottenham Hotspur yang di laga terakhir juga mampu melumat APOEL, tiga gol tanpa balas.

HADANGAN SULIT REAL MADRID DI FASE GUGUR LIGA CHAMPIONS

Status runner up tersebut membuat Real Madrid harus bertemu dengan salah satu juara grup. Dan hasilnya, mereka berjumpa dengan raksasa Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain di babak 16 besar. Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Santiago Bernabeu, mereka meraih kemenangan meyakinkan, 3-1. Padahal, PSG diperkuat oleh salah satu pemain penting Timnas Brasil yang akan berlaga di Piala Dunia 2018, Neymar.

Di lag kedua, El Real memastikan langkah ke babak perempat final, usai kembali memetik kemenangan tipis 1-2 di Stadion Parc des Princes. Pada laga ini, diwarnai kartu merah Marco Verratti yang membuat Madrid dengan mudah menguasai jalannya laga dan mengakhirinya dengan hasil sempurna.

Real Madrid
Real Madrid singkirkan Bayern Munchen di babak semifinal

Hadangan tidak hanya datang dari tim kuat Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain, tapi juga dari pemuncak klasemen Serie A Italia, Juventus. Madrid harus puas mendapatkan undian babak perempat final dengan berjumpa Juventus yang menjadi lawan di laga final Liga Champions musim lalu.

Pada pertemuan pertama yang dihelat di Juventus Stadium, Marcelo cs secara mengejutkan mampu menghancurkan tim tuan rumah yang harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Paulo Dybala dikartu merah, dengan skor telak, 3-0. Ketika kembali melawan Si Nyonya Tua di Bernabeu, justru Madrid harus tertinggal 0-3, sebelum wasit memberikan hadiah penalti di penghujung laga.

Cristiano Ronaldo yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Lagi-lagi, kartu merah mewarnai pertemuan dua tim raksasa ini. Dimana, penjaga gawang sekaligus kapten tim, Gianluigi Buffon harus mengakhiri laga lebih cepat. Setelah melakukan protes keras ke wasit akibat insiden Benatia dan Lucas Vazquez.

Setelah melawan masing-masing pemuncak klasemen Ligue 1 dan Serie A, kali ini di babak semifinal, Madrid juga harus melawan pemuncak Bundesliga Jerman, Bayern Munchen. Pertemuan pertama di Allianz Arena, El Real memetik kemenangan 1-2, dan bermain imbang 2-2 di leg kedua. Inilah kenapa dalam prediksi final Liga Champions, mereka diunggulkan.

 

About the Author

Luthfie Febrianto